Peningkatan Kapasitas Manajemen Usaha UMKM melalui Pendampingan Penerapan Activity Based Costing dalam Meningkatkan Akurasi Biaya Operasional
Main Article Content
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen UMKM dalam menentukan biaya layanan secara akurat melalui pendampingan dalam penerapan metode Activity-Based Costing (ABC). Mitra proyek, CV Wangun Jaya Ban, telah menggunakan metode penetapan biaya tradisional yang mengalokasikan biaya overhead secara merata, yang berpotensi mendistorsi biaya layanan dan melemahkan pengambilan keputusan manajerial. Metode implementasi proyek menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang meliputi perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi. Pendampingan meliputi identifikasi kegiatan operasional untuk lokakarya, pengelompokan biaya ke dalam kelompok biaya, penentuan pendorong biaya, dan penerapan metode ABC secara partisipatif dengan para mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang struktur biaya layanan di antara para mitra dan kemampuan mereka untuk mengalokasikan biaya overhead secara lebih proporsional sesuai dengan konsumsi aktivitas. Pendampingan dalam menerapkan metode ABC membantu para mitra memperoleh informasi biaya layanan yang lebih akurat daripada metode tradisional, yang dapat berfungsi sebagai dasar untuk penetapan harga layanan dan pengendalian biaya operasional. Kegiatan ini memperkuat kapasitas manajemen UMKM dan mendukung manajemen biaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
