Kekuatan Spasial Kluster Perkotaan di Kabupaten Semarang

Main Article Content

Abdullah
Iwan Priyoga

Abstract

Kabupaten Semarang memiliki 19 kecamatan dengan pertumbuhan wilayah yang beragam. Beberapa wilayah telah mengalami perkembangan menjadi perkotaan, seperti Kecamatan Bawen, Kecamatan Ungaran Timur, Kecamatan Ungaran Barat, Kecamatan Bergas, Kecamatan Pringapus, dan Kecamatan Ambarawa. Setiap kecamatan tersebut memiliki wilayah perkotaan dengan tingkat pengaruh yang berbeda. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kluster perkotaan yang terbentuk di lima kecamatan yang menjadi fokus studi dan memberikan penilaian terhadap wilayah perkotaan yang memiliki pengaruh paling besar. Metode Pengabdian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui teknik dokumentasi, yaitu dengan mencatat dan mempelajari data statistik yang relevan dengan masalah yang dibahas. Kluster perkotaan di Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur secara timbal balik memberikan pengaruh spasial paling besar. Interaksi spasial antara kluster perkotaan Bawen dan Ambarawa menempati posisi kedua. Pengarus spasial terkecil terjadi antara Kluster perkotaan di Kecamatan Bergas dan Kecamatan Ungaran Timur. Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah Kabupaten Semarang untuk meningkatkan interaksi spasiap di antara Kecamatan Bergas dan Kecamatan Ungaran Timur, melalui kegiatan investasi dan pengembangan beberapa Kawasan untuk kegiatan industri ataupun kegiatan lain yang dapat meningkatkan daya tarik pada dua kluster di dua kecamatan ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kekuatan Spasial Kluster Perkotaan di Kabupaten Semarang. (2025). Berbudi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 104-113. https://journal.innoscientia.org/index.php/berbudi/article/view/82
Section
Articles

How to Cite

Kekuatan Spasial Kluster Perkotaan di Kabupaten Semarang. (2025). Berbudi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 104-113. https://journal.innoscientia.org/index.php/berbudi/article/view/82