Menjaga Warisan Pertanian di Tengah Tantangan Global di Desa Pucagrejo
Main Article Content
Abstract
Pertanian tembakau di Desa Pucangrejo, yang telah menjadi pilar ekonomi dan warisan budaya desa selama bertahun-tahun, menghadapi tantangan berat pada tahun 2024. Perubahan kebijakan pemerintah terkait industri tembakau, fluktuasi harga pasar, serta dampak perubahan iklim yang semakin tidak menentu telah menurunkan pendapatan petani dan mengancam keberlanjutan pertanian tembakau di desa ini. Penelitian ini menggunakan teknik observasi untuk mengeksplorasi respons adaptif para petani terhadap tantangan tersebut, termasuk upaya peningkatan kualitas produk, diversifikasi tanaman, dan adopsi teknologi pertanian yang lebih canggih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi cukup signifikan, para petani telah berhasil menerapkan berbagai strategi adaptasi yang mampu mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Namun, keberhasilan jangka panjang dari strategi-strategi ini sangat bergantung pada dukungan yang lebih kuat dari pemerintah, LSM, dan sektor swasta. Dukungan tersebut penting tidak hanya untuk penyediaan sumber daya dan pelatihan, tetapi juga untuk membantu petani mengatasi hambatan yang ada. Dengan strategi adaptasi yang tepat dan dukungan yang memadai, pertanian tembakau di Pucangrejo masih memiliki potensi untuk berkembang dan terus menjadi bagian integral dari identitas desa di tengah perubahan global yang cepat.
